Pentas Wayang Kulit Diselipi Sosialisai Virus Korona

pentas-wayang-kulit-ndayu
PENTAS WAYANG KULIT - Dalang Ki Manto Darsono mementaskan wayang kulit Lakon Kresno Cupu di Joglo Taman nDayu Desa Saradan, Karangmalang, Sragen Sabtu (29/2) malam.(suaramerdekasolo.com/Anindito AN)

PENTAS wayang kulit semalam suntuk yang digelar di Rumah Joglo Taman nDayu di Dukuh Gembong RT 08, Desa Saradan, Karangmalang, Sragen Sabtu (29/2) malam lalu, berlangsung meriah.

Malam itu, Bupati Sepuh H Untung Wiyono menggelar wayangan memperingati Selapanan, pada malam Minggu Legi 29 Februari 2020.

Ada sekitar 500 tamu undangan, mayoritas warga yang tinggal di sekitar Taman nDayu, hadir. Dalang Ki Manto Darsono mementaskan wayang kulit dengan Lakon Kresno Cupu. Sebelum pentas wayang dimulai, Untung Wiyono berpesan agar warga Sragen selalu menjaga kekompakan bersama teman dan tetangga, serta guyub rukun selalu.

”Kalau kita rukun, itu nikmat banget. Rukun itu penting banget dalam kehidupan,” tutur mantan Bupati Sragen itu.

Hadir sejumlah tokoh politik di Sragen, seperti Dewor Sutardi mantan Ketua DPC PDI Sragen dan Sri Busono mantan Ketua DPD Partai Golkar Sragen.

Selama pertemuan di pentas wayang kulit itu, Untung Wiyono tidak membahas politik. Bahkan saat pidato menyambut para tamunya, Untung tidak menyinggung politik maupun menyinggung Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, puteri sulungnya, yang kini siap berlaga lagi dalam Pilkada Sragen 2020 – 2024.

Untung mengatakan kalau orang tidak memiliki musuh dan tidak berpraduga jelek terhadap orang lain dan selalu berfikiran positif, maka itu akan mendatangkan kebahagiaan dan kesehatan lahir maupun batin.” pesan Untung Wiyono yang juga Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Jateng.

Virus Korona

Dalam kesempatan itu, Untung juga melakukan sosialisasi untuk mengantisipasi penyebaran virus Korona.

”Kuncinya agar terhindar dari penyebaran virus Korona, harus berperilaku hidup bersih dan sehat, serta rajin mencuci tangan,” tuturnya.

Dikatakan akibat wabah virus dari China itu, mengakibatkan sejumlah negara waspada virus Korona. Termasuk di negara tetangga Singapura. Bandar udara Changi Singapura kini sepi penumpang, akibat warganya tidak bepergian dengan pesawat terbang karena waspada terhadap penyebaran virus yang sudah masuk ke Singapura itu.

Sugiyanto Bagong, selaku Panitia Pentas wayang kulit menjelaskan pengunjung yang beruntung akan mendapatkan hadiah doorprize yang diundi. Hadiah hadir berupa barang elektronik.

Namun ada juga hadiah utama bagi penonton wayang yang beruntung akan mendapatkan kambing dari Taman Edupark nDayu Alam Asri. Ceritera wayang dengan Lakon Kresno Cupu mengisahkan delapan sifat yang harus dimiliki pemimpin dengan sebutan astabrata.

Kisah pewayangan dalam lakon Kresna Cupu Manik Astagina dapat diartikan sebagai pedoman peradaban manusia yang sarat dengan pesan moral dan kebajikan. Dikatakan kondisi Sragen yang sudah aman dan tenang, perlu terus dijaga.(Anindito AN)

Editor : Budi Sarmun