Pagelaran Ketoprak Milenial Disambut Antusias Penonton

ketoprak-milenial1
KETOPRAK MILENIAL : Pagelaran ketoprak milenial di Sabha Widyasila Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Selasa (21/1). (suaramerdekasolo.com/Vladmir Langgeng)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Siswa SMA/SMK se-Surakarta menyaksikan ketoprak milenial di Sabha Widyasila Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Selasa (21/1). Ketoprak dengan lakon “Hasthalaku” itu hasil kolaborasi Solo Bersimfoni dan Bank Indonesia Solo.

Pagelaran sekaligus sebagai sarana sosialisasi Perwali Surakarta No 49 Tahun 2019 tentang penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan kepemudaan, upaya menumbuhkan nasionalisme kebangsaan di kalangan remaja, yakni dengan menjaga dan merawat uang rupiah secara baik agar layak edar serta peran penting QRIS dalam mendorong transaksi nontunai.

Baca : Digelar Selasan, Kolaborasi Ketoprak Milenial “Hasthalaku”

“Acara ini sungguh luar biasa karena pemainnya adalah anak-anak muda yang merupakan generasi milenial. Kecintaan generasi muda di kota Surakarta tercermin melalui pagelaran ketoprak ini. Mereka mencintai tradisi dan warisan nenek moyang kita yaitu ketoprak,” ujar Wakil Wali Kota Achmad Purnomo.

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo memberi respon positif pagelaran ketoprak milenial itu. Menurut dia, ketoprak merupakan satu karya budaya bangsa yang perlu dan wajib dilestarikan serta dikembangkan sebagai wujud kecintaan budaya asli bangsa Indonesia. Lakon Hasthalaku menjabarkan nilai-nilai gotong royong, guyub rukun, grapyak semanak, lembah manah, ewuh pekewuh, pangerten, andhap asor, dan tepa slira.

Karena itu, kata dia, hasthalaku harus ditingkatkan dan ditindaklanjuti dengan mengajarkan perilaku hidup kepada generasi muda untuk berprilaku bijaksana, baik, lemah lembut, dan saba.

“Delapan nilai itu berkaitan erat dengan nilai-nilai kehidupan yang harmonis dan toleran. Nilai toleransi perlu dikembangkan sejak dini mengingat kita hidup di negara yang penuh keberagaman,” kata Purnomo membacakan sambutan wali kota.

ketoprak-milenial2

Baca : Seniman Seni Rupa Pujasari Berkeluh Kesah ke Putra Presiden

Acara ketoprak juga dimeriahkan dengan penampilan paduan suara, grup musik, seni tari, teater, KSR, dan wushu yang mayoritas diperankan generasi milenial. “Ketoprak milenial ini 90 persen diperankan generasi milenial dari SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 6 Surakarta,” kata Farid Sunarto, Ketua Solo Bersimfoni.

Ketoprak dibuka dengan adegan seorang ayah yang sakit dan ketiga anaknya, yang sedang membicarakan rencana sang ayah memberikan uang Rp 1 miliar kepada anak-anak untuk modal usaha. Adegan itu dibawakan dengan bahasa Jawa dan diselipi humor yang khas sehingga penonton merasa antusias menyaksikan.(Vladimir Langgeng)

Baca : Mbah Prapto, Seniman Master Tari Kontemporer Spiritual Wafat

Editor : Sri Hartanto