Kemeriahan Acara Umbul Mantram Grebeg Sudiro 2020

grebeg-sudir1
KIRAB- Salah satu rangkaian acara grebeg sudiro atau umbul mantram diantaranya dilakukan kirab yang berlangsung di Kelurahan Sudiroprajan, Jebres, Kamis (16/1) malam.(suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Rangkaian acara dalam memperingati Tahun Baru Imlek terus dihelat. Penyuguhan sangat bervariatif. Diawali adanya wisata perahu rupanya dapat menghibur masyarakat Solo dan sekitar saat mereka cukup antusias untuk menontonnya.

Ditambah lagi ada kemeriahan dalam acara Grebeg Sudiro 2020 atau yang dikenal dengan sebutan Umbul Mantram.

Umbul Mantram merupakan salah satu wujud akulturasi budaya Jawa-Tionghoa yang rutin digelar setiap tahunnya di Kelurahan Sudiroprajan, Jebres.

Acara tersebut dibuka dengan doa oleh sesepuh adat yang ditandai pembakaran dupa dan dilanjutkan penyerahan pusaka Tombak KK Sudiroprajan kepada Juru Mbuntal (Brojo Buwono) pada, Kamis (16/1) malam.

”Berbagai macam makna dalam Umbul Mantram, seperti donga atau doa yaitu permohonan kepada Tuhan YME untuk keselamatan, kesejahteraan, dan kedamaian. Berikutnya, jopo yaitu himbauan kepada yang terhormat Bapak atau Ibu yang mempunyai jopo untuk memberi warga Sudiroprajan khususnya dan bagi bangsa Indonesia pada umumnya.

Selanjutnya, mantra yaitu suatu kesepakatan antara manusia dengan alam supaya terwujud keselamatan, kedamaian, cinta kasih, dan keadilan. Dan yang terakhir, kirab yaitu berjalan bersama dengan tujuan yang sama demi kebersamaan dan kesinergian masyarakat Sudiroprajan pada umumnya,” jelas Elis, salah satu panitia.

Acara Umbul Mantram dimeriahkan juga dengan berbagai macam kuliner khas serta kesenian seperti tari kidang dan keroncong oleh masyarakat setempat.
Agar acara berjalan sukses, Grebeg Sudiro 2020 dipersiapkan secara matang, dimulai sejak Oktober 2019 dan mayoritas kepanitiaan terdiri dari kalangan generasi milenial Kelurahan Sudiroprajan.