Seniman Seni Rupa Pujasari Berkeluh Kesah ke Putra Presiden

seniman-pujasari-sriwedari-solo1
BERDISKUSI : Gibran Rakabuming (dua dari kiri) berdiskusi dengan sejumlah seniman/pelukis Pujasari Sriwedari, Selasa (14/1). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menerima keluhan dari seniman kota Solo terkait ketersediaan tempat pameran. Mereka juga mengeluhkan tentang minimnya event seni rupa pada agenda tahunan Kota Solo. Keluhan tersebut disampaikan saat Gibran menghadiri acara Melukis Bersama Mas Gibran Rakabuming di area Pujasari, Sriwedari, Selasa (13/1) pagi.

Baca : Lokananta Ingin Produksi Kembali Piringan Hitam

Salah satu keluhan datang dari seorang seniman seni rupa yang mendapat julukan sebagai juru kunci Pujasari bernama Luluk Soemitro.
Luluk mengeluhkan tidak tersedianya tempat pameran seni rupa yang tidak berbayar. Karena selama ini pameran hanya diselenggarakan di mal-mal dan itu pun dikenakan biaya.

“Kami mohon dengan sangat hormat kepada Mas Gibran agar memberi tempat untuk menampung karya-karya seniman di tempat yang semestinya,” ujar Luluk.
Keluhan kedua datang dari Gigih selaku perwakilan Yayasan Jagoan Indonesia, ia menyampaikan hal yang nyaris sama terkait minimnya wadah acara untuk para seniman seni rupa di Solo.

Baca : Gedung Teater Dibangun di Kompleks Gedung Wanita

“Seperti yang terselenggara di Jogja setiap tahunnya yang diberi nama Artjog,” katanya.

Pernyataan lain disampaikan Irwan yang menyampaikan keberadaan seni rupa di Solo yang terkesan dianak tirikan. Hal ini terbukti dengan tidak dicantumkannya event seni rupa dalam agenda tahunan Kota Solo selama beberapa tahun terakhir. Manfaatkan Fasum Irwan menambahkan keluhannya terkait dengan sikap pemerintah yang skeptis terhadap seniman seni rupa autodidak.

“Pemerintah secara sadar maupun tidak sadar juga ikut mendukung penggolongan seniman seni rupa, yaitu antara seniman akademis dan seniman autodidak”, tegasnya.

Baca : Museum Keris Nasional Kaya Filosofi kehidupan dan kebudayaan Jawa