7 Alat Musik Unik dari Berbagai Belahan Dunia

Alat-Musik-Unik-Dunia
FOTO/dok

SAAT ini, begitu banyak alat musik dengan berbagai macam variasinya. Yang paling umum kita jumpai seperti gitar, drum, piano dan beragam alat musik populer sebagai pengiring sebuah lagu.

Namun, apakah Anda pernah tahu alat-alat musik yang berbentuk aneh dengan suara-suara khasnya? Jika belum, berikut ini adalah beberapa alat musik unik yang jarang orang tahu! Simak selengkapnya!

Balalaika Contrabass

Balalaika-Contrabass
FOTO/facebook

Balalaika contrabass adalah instrumen masyarakat Rusia yang mulai dipopulerkan pada akhir abad ke-17. Alat musik ini tergolong cukup unik, tidak seperti alat musik petik lainnya, body contrabass ini berbentuk segitiga.

Umumnya Balalaika contrabass memiliki tiga senar, walaupun ada juga yang menggunakan empat senar. Instrumen ini dimainkan dengan menggunakan jari seperti alat musik petik lainnya.

Selain itu, alat musik ini juga biasanya dilengkapi dengan ekstensi kaki yang diletakkan di lantai. Balalaika contrabass dibuat dengan berbagai macam ukuran, dan yang terbesar harus dibaringkan di lantai.

Gitar Pikasso

Gitar-Pikasso
FOTO/dok

Jika dilihat dari bentuknya, gitar pikasso ini cukup unik, karena memiliki 4 leher (neck) yang menampung 42 senar. Selain itu, terdapat dua lubang pada bodynya.

Alat musik ini dirancang oleh Linda Manzer yang lahir pada 2 Juli 1952 dan berkebangsaan Kanada. Mulanya, gitar ini dirancang atas permintaan Pat Metheny seorang gitaris Jazz asal Amerika pada tahun 1984.

Jika Anda ingin mendengarkan suara Gitar pikasso, Anda bisa dengarkan lagu “Into the Dream” yang dimainkan oleh Pat Metheny.

Crwth

Crwth

Crwth adalah salah satu alat musik kuno yang berasal dari bangsa Celtic, instrumen ini dipercaya telah ada sejak abad ke-11. Alat musik ini sedikit mirip dengan biola, namun yang membedakan adalah bodynya yang persegi. Dahulu, Crwth dimainkan sebagai pengiring musik-musik rakyat Inggris pada abad pertengahan.

Cara bermain musik ini mirip dengan biola, yaitu dengan cara digesek, namun crwth memiliki enam senar. Untuk segi suara, rasanya alat musik ini lebih kaya dan terdengar lebih meriah ketimbang biola modern.

Theremin

Theremin
FOTO/dok

Theremin adalah salah satu alat musik yang cukup aneh, karena untuk membunyikan instrumen ini tidak diperlukan kontak fisik seperti pada alat musik lainnya.

Alat musik ini ditemukan pada tahun 1920 oleh Lev Termen atau yang dikenal juga dengan Leon Theremin, seorang fisikawan Rusia yang kemudian mematenkan instrumen ini delapan tahun kemudian.

Cara kerja alat musik ini adalah lewat frekuensi radio yang berasal dari antena intrument ini, serta kapasitor variabel yang menjadikan frekuensi tersebut.

Pada alat musik ini, terdapat dua frekuensi, pertama untuk mengatur pitch atau memainkan nada, selanjutnya untuk mengatur besar kecilnya volume.

Theremin menghasilkan suara yang cukup unuk, berbeda dengan instrumen lainnya, malah cenderung menakutkan. Coba saja Anda dengarkan instrumen ini pada film “The Day the Earth Stood Still” atau “The Lost Weekend”

Didgeridoo

Didgeridoo
FOTO/dok

Biasanya, setiap suku mempunyai instrumennya tersendiri. Seperti suku Aborigin yang mendiami wilayah Australia, mereka memiliki Didgeridoo, alat musik tiup berbentuk silinder yang agak mengerucut.

Alat musik ini mempunyai panjang hingga dua meter, tetapi kebanyakan hanya berukuran 120 cm saja. Diciptakan kurang lebih 1.500 tahun yang lalu, namun sebagian orang percaya bahwa instrumen tua ini sudah ada sejak 40.000 tahun silam, yang juga dianggap alat musik tertua.

Suara yang dihasilkan Didgeridoo berbeda dengan alat musik tiup lainnya, terdengar begitu khas. Alat musik ini dibuat dari batang kayu putih atau kayu-kayu keras lainnya.

Zeusaphone

Zeusaphone
FOTO/dok

Zeusaphone pada dasarnya adalah kumparan Tesla yang telah diubah sehingga output listrik dapat dimanipulasi oleh perangkat lunak atau instrumen MIDI seperti keyboard atau gitar. Hal ini memungkinkan pemain untuk mengontrol nada yang dipancarkan, menciptakan suara synthesizer gelombang persegi yang sangat lo-fi.

Zeusaphone juga dikategorikan sebagai “speaker plasma,” yang terdengar begitu mengerikan. Selain itu, alat musik futuristik ini juga cukup keren untuk dibawa ke pertunjukkan sebagai bentuk visual yang akan membuat kagum penonton.

Alat musik ini pertama diperkenalkan pada Juni 2007 dan orang yang pertama memainkan adalah Steve Ward, seorang mahasiswa asal Amerika.

Karinding

Karinding

Di dalam negeri juga tak kalah unik, ada instrumen tiup tradisional yang mulai dikenal banyak orang. Ialah karinding, yang bagi suku Jawa disebut Rinding, masih sejenisnya di Bali genggong dan orang Kalimantan Selatan menyebutnya kuriding. Alat musik ini dibuat dengan berbagai bahan, misalnya pelepah aren atau bambu.

Karinding adalah alat musik tradisional Indonesia yang tak cuma dipergunakan untuk pengiring lagu saja, melainkan bisa digunakan sebagai musik untuk mengusir hama yang merusak, dahulu suku Jawa yang kerap menggunakannya. Itu karena suara yang dihasilkan karinding cenderung rendah.

Itulah beberapa alat musik unik yang terdapat di berbagai belahan dunia. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Anda! (Ivan Runa)

Editor : Budi Sarmun