Tekuni Wayang, Bercita cita Jadi Dalang Internasional

dalang-nabil-abyan-jalu
DALANG: Nabil Abyan Jalu Pangukuh saat mendalang. (suaramerdekasolo.com/dok)

SOLO,suaramerdekasolo.com– Usianya baru 14 tahun namun Nabil Abyan Jalu Pangukuh ini sudah sangat yakin dengan cita citanya yakni menjadi dalang internasional.

Siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta ini memang terbilang unik karena di usianya yang biasanya tertarik dengan hal hal berbau modern, Nabil justru semakin tertarik menekuni dunia wayang.

Putra dari pasangan Eko Warsito dan Retno Pramuwati ini berlatih dalang sejak menduduki bangku sekolah dasar. Maka ia sering tampil dalam beberapa event pementasan dalang baik tingkat kota maupun nasional seperti pentas Dalang Bocah tahun 2019 di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Kota Surakarta tahun 2019.

“Alhamdulillah saya juga terpilih menjadi juara 1 dalang terbaik dalam pementasan Dalang Cilik tingkat nasional di Balai Kota Surakarta kemarin,” tutur Nabil.

Ia mengaku cinta warisan leluhur dunia itu sejak kecil. Saat itu usia masih 2 tahun, ia diajak melihat Kakek yang sedang mementaskan wayang di Keraton Kasunanan Surakarta. Almarhum kakek Ki Karno Subroto merupakan dalang pada waktu itu.

“Pertama kali memegang wayang ketika usia 3 tahun, dilatih Kakek di rumah,” ucapnya.

Dilatih Kakek

Nabil mengaku sejak duduk di bangku sekolah dasar sering dilatih Kakek dan saudara di rumah Kakek. Ia juga memiliki peralatan dalang komplit, mulai dari tokoh wayang, geber atau layar, dan beberapa peralatan gamelan guna menunjang dalam berlatih dalang.