Museum Keris Nasional Kaya Filosofi kehidupan dan kebudayaan Jawa

museum-keris-nasional
WAWANCARA : Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Putut Gunawan menyampaikan hasil sidak komisi saat diwawancarai wartawan di Museum Keris Nusantara, kawasan Sriwedari, Solo, Senin (16/12). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

*Apresiasi Pelajar dan Generasi Muda Bisa Ditingkatkan

SOLO,suaramerdekasolo.com – Keberadaan Museum Keris Nusantara ke depan tidak hanya sebagai tempat penyimpanan keris, destinasi wisata nasional dan internasional. Tetapi museum ini juga bisa sebagai sumber informasi dan pembelajaran bagi siswa sekolah filosofi kehidupan dan kebudayaan Jawa.

Oleh karena itu Komisi IV DPRD Kota Surakarta mendesak pihak terkait agar mengembangkan museum baik mutu dan kuantitas. Ketua Komisi IV DPRD Surakarta, Putut Gunawan usai memimpin sidak ke Museum Keris Nusantara mengingatkan, event-event yang dirancang pengelola museum segara dilaksanakan. Beberapa event khusus untuk meningkatkan apresiasi pelajar SD-SMP dengan anggaran dari pusat dan provinsi menjadi hal menarik.

Baca : Gedung Teater Dibangun di Kompleks Gedung Wanita

“Sebab Solo sebagai Kota Budaya tidak bisa lepas dari akar budayanya, salah satunya artefak keris ini. Bukan hanya bentuk fisik saja, tapi nilai pemaknaan keris itu sendiri. Itu mengandung nilai filosofis, jadi keberadaan museum ini penting, ke depan agar sering dikunjungi generasi muda dan proaktif dalam menggelar kegiatan pengembangan apresiasi terhadap generasi muda,” papar Putut.

Dari sektor wisata, museum yang terletak di kompleks Stadion Sriwedari Solo ini dikunujungi 1.000 orang perbulan. Menurut Putut ini juga menarik dan promosi perlu ditingkatkan lagi. “Ya, diharapkan pecinta keris luar negeri bisa dijaring ke sini. Sebab keris disukai oleh wisatawan Singapura, Malaysia, Philiphina,” katanya.

Terkait kebutuhan regulasi, saat ini pengelolaan museum sudah baik melalui perwali. Namun demikian, Komisi IV DPRD Surakarta tetap akan melakukan pengawasan secara rutin.

Baca : Lokananta Ingin Produksi Kembali Piringan Hitam

Kepala UPT Museum Dinas Kebudayaan Kota Solo, Didik Sunaryono saat dikonfirmasi tentang sidak Komisi IV mengatakan, bakal memenuhi semua masukan dari wakil rakyat. “Tadi salah satu yang dikeluhkan kursi untuk fasilitas menonton film. Yang lain tentang promosi dan kegiatan sosialisasi museum ke sekolah-sekolah. Itu pasti akan kami lakukan karena kami sudah mempersiapkan program itu,” ujar Didik. (Budi Santoso)

Baca : Sitihinggil Kidul Direnovasi, Biayanya diambil Dari Dana Retribusi PKL

Editor : Nindya Achmadi