Lukisan Ki Djoko Berjudul Sang Guru Sejati Bakal Dilelang, Nilainya Fantastis

ki-djoko-Sutedjo1
LELANG LUKISAN : elukis maestro wayang Ki Djoko Sutedjo diam-diam akan melelang sebuah lukisan wayang yang berjudul Sang Guru Sejati. (suaramerdekasolo.com/dok)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pelukis maestro wayang Ki Djoko Sutedjo diam-diam akan melelang sebuah lukisan wayang yang berjudul Sang Guru Sejati.
Pria kelahiran kelahiran Dukuh Pelang, Bade, Klego, Boyolali mematok harga fantastis untuk karyanya itu. Dari keteranganya kepada suaramerdekasolo.com, lukisan yang memiliki makna manunggaling kawulo lawan gusti bakal dipatok dengan nilai Rp 10 miliar.

Nilai lukisan sebesar itu, menurut Djoko sudah sangat ideal. Sebab dirinya sudah mengadakan pameran tunggal sebanyak 40 kali di berbagai kota besar di Indonesia mulai 1973. Karya itu dia kerjakan pada 2004 ketika terjadi peristiwa dahsyat tsunami di Aceh. Lukisan dengan ukuran 100 cm x 123 cm dengan bahan cat minyak dan kain kanvas.

Baca : Ajak Mahasiswa Internasional Selami Kearifan Lokal

Alasan lain, luksian Sang Guru Sejati dihargai selangit karena, ia pun sampai sekarang semangat, tak pernah surut dan tetap melukis dan membimbing melukis selama 10 tahun tanpa mendapat bayaran.
“Ya begitulah cara saya membantu pemerintah untuk melestarikan kebudayaan warisan nenek moyang kita,” paparnya.

ki-djoko-Sutedjo2

Jika karyanya nanti laku dalam pelelangan, Ki djoko berencana akan memakai dana itu untuk kepentingan umum dan bertujuan memajukan tempat kelahiranya. ia berencana mendirikan sebuah rumah seni dan perpustakaan desa yang juga menyediakan buku-buku tentang pertanian, perikanan, peternakan, serta kuliner untuk masyarakat di kampung halamannya dan sekitarnya. Sekarang ini lukisan karya Ki Joko sutedjo dan anak didiknya sebanyak 600 lukisan wayang.

Baca : Warga Binaan Rutan Wonogiri Membuat Lukisan Pontilis

Riwayat Ki Djoko dalam dunia seni melukis memang panjang. Berbagai penghargaan pernh diterimanya. Seprti penghargaan dari MURI tiga kali serta. Penghargaan dari lembaga prestasi Indonesia di dunia atau lipid. Ia juga pernah diberi penghargaan dari perkumpulan dalang-dalang yang tergabung dalam Pepadi Jateng. Penghargaan terbaru adalah fenomenal pada 15 Oktober 2019 menyumbangkan karya lukisannya berjudul Pandawa Lima Pancasila kepada Presiden Joko Widodo yang baru saja dilantik. Lukisan ini memiliki maksud melalui Presiden Joko Widodo khususnya generasi muda mau menghayati memahami mengamalkan makna isi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Budi Santoso)

Baca : Berita Duka, Pelukis Jeihan Sukmantoro Tutup Usia

Editor : Sri Hartanto