Didi Kempot Ambyarkan Karanganyar

konser2
SOBAT AMBYAR : Penampilan Didi Kempot dalam konser dalam rangka Hari Jadi ke-102 Karanganyar di Alun-Alun Karanganyar, Selasa (19/11) malam. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

*Koor Massal Sepanjang Konser 

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – -Ribuan Sobat Ambyar dari berbagai penjuru, terpuaskan dahaganya oleh penampilan idola mereka, Didi Kempot, dalam konser di Alun-Alun Karanganyar, Selasa (19/11) malam.

Sepanjang pertunjukan selama lebih dari satu jam, mereka melakukan koor massal, mengikuti lirik dan lagu yang dinyanyikan The Godfather of Broken Heart, julukan bagi penyanyi berambut gondrong kriwil tersebut.

Konser penyanyi yang beken dengan lagu-lagu bertema patah hati itu digelar dalam rangka Hari Jadi ke-102 Karanganyar.

Naik panggung sekitar pukul 21.30 WIB, Lord Didi langsung menggempur kuping pemujanya dengan lagu Suket Teki, berduet dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono, dilanjutkan lagu Cidro.

“Karanganyar luar biasa. Pasukan ambyar sing dilarani pacare, klumpuk kabeh iki. Lagu Kalung Emas, kanggo ambyarwatiiii,” teriak Didi, sebelum melantukan Kalung Emas.

konser1

Di sela pertunjukan, Didi Kempot sempat mengapresiasi fansnya yang menyukai lagu-lagu tradisi berbahasa Jawa. “Anda telah kembali ke jati diri. Melestarikan tradisi dan budaya,” ujarnya.

Setelah itu, berturut-turut lagu Banyu Langit, Layang Kangen dan Kangen Nickerie dibawakan. Pada lagu Kangen Nickerie, Didi berduet dengan pemain kendangnya, Dory Harsa, yang saat ini sedang naik daun.

Konser malam itu dipungkasi dengan lagu Pamer Bojo yang terkenal dengan senggakan cendol dawet-nya. Menjelang pukul 22.30 WIB konser usai. (Irfan Salafudin)  

Editor : Budi Sarmun