7 Dalang Anak Meriahkan Festival Hari Wayang Sedunia

dalang-cilik-klaten
DALANG ANAK : Dalang anak trampil memainkan wayang pada Festival Dalang Anak di halaman RSPD Klaten, Selasa (5/11). (suaramerderkasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 7 dalang Anak unjuk kebolehan pada Festival Dalang Anak di halaman komplek RSPD Klaten, Selasa (5/11). Meski masih belia, mereka terlihat trampil memainkan anak wayang dan fasih berdialog sesuai suara karakter wayang yang dimainkan.

Acara itu diselenggarakan Dewan Kesenian (Wankes) Kabupaten Klaten untuk memeriahkan Hari Wayang Sedunia yang jatuh pada 7 November  2019. Kegiatan itu sekaligus untuk menumbuhkan kecintaan anak pada budaya tradisi warisan nenek moyang Bangsa Indonesia.

Baca : Dalang ”Sepuh” yang Rajin Mencari, Mencipta dan Melengkapi

Baca : Siswa SMP 5 Wonogiri Juara Festival Dalang Bocah Nasional

‘’Festival Dalang Anak diikuti 7 dalang anak dari Kabupaten Klaten. Mereka unjuk kebolehan membawakan lakon yang dipilih dalam durasi waktu yang ditentukan dewan juri,’’ kata Ketua Harian Wankes Klaten, FX Setyawan DS.

Acara dibuka Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Endang Hadiyanti mewakili Bupati Sri Mulyani. Dia sangat mendukung kegiatan tersebut dan berharap akan semakin banyak anak yang menekuni seni budaya tradisi.

Panitia menghadirkan dewan juri yang berkompeten di bidangnya, yakni Dr Suratno SKar MMus dari Sukoharjo, Ki Suwito Radyo dari Wankes Klaten dan Drs Nuryanto Putra MHum dari ISI Yogyakarta.

Baca : The Godfather of Broken Heart Bakal Sambangi Karanganyar

Baca : Ternyata Pura Mangkunegaran Juga Pernah Kehilangan ”Badhong”

Tampak hadir sejumlah pengurus Dewan Kesenian. Terlihat pula pada pegiat seni di Klaten khususnya seni pedalangan yakni Ki Mulyono Purwo Wijoyo, Ki Tomo Pandoyo, Ki Gandung Sunarno dan beberapa dalang lainnya.

dalang-cilik-klaten2


Menurut Sekretaris Wankes Joko Sarjono, dalam kegiatan itu, Guruh Cahya Kirana dari Planggu, Kecamatan Trucuk membawakan lakon Dewa Ruci, Kunta Wijaya dari Juwangi, Candirejo, Kecamatan Ngawen mengisahkan lakon Kangsa Adu Jago, dan Sigro Jumangkah dari Tibayan, Kecamatan Jatinom membawakan lakon Gatutkaca Lahir.

Sedangkan, Hanung Tri Widyantoro dari Jonggo Namengan, Karangasem, Kecamatan Cawas mengusung kisah Sugriwa Subali, Muhammad Aziz Nugrahajati dari Tawangsari Kemiri, Kecamatan Tulung membawakan lakon Sesaji Raja Suya.
Adapun dalang cilik Raihan Langgeng Nigrahanto dari Senden, Ngawonggo, Kecamatan Ceper mengisahkan peristiwa Wisanggeni Lahir dan tampil terakhir Andreas Praditya Nugraha dari Methuklor, Tegalyoso, Klaten Selatan dengan lakon Aji Narantaka.(Merawati Sunantri)

Baca : Gelar Kidung Macapatan Buat Jokowi Jelang Pelantikan

Editor : Budi Sarmun