Jadi Wakil Rakyat, Mantan Finalis Putri Solo Ajak Cintai Warisan Leluhur

Indriani-finalis-putri-solo
FOTO DIRI : Indriani SE, mantan finalis Putri Solo yang kini duduk sebagai wakil rakyat Kota Surakarta dari PDIP. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

DILAHIRKAN dari keluarga seniman Indriani SE senantiasa menjaga betul nilai-nilai budaya Jawa, unggah-ungguh, estetika dan tentunya warisan budaya leluhur.
Sosok sang ayah, almarhum Soeroto yang mengajarkan hal itu, sejak kecil sampai dengan tutup usia.

Masih membekas dibenak kepala finalis Putra Putri Solo 1988 ini, betapa ayahandanya memperlakukan keris sebagai pusaka. Benda langka itu dirawat dijaga, bahkan disimpan di sebuah etalasake khusus di ruang tamu rumahnya. Ia pun diikutkan dan aktif dalam group Tari Soerya Sumirat Pura Mangkunegaran Surakarta Hadiningrat.

“Kebiasaan merawat benda-benda langka seperti keris inilah yang menjadi pemandangan sehari-hari di rumah semenjak beliau hidup,” kata perempuan kelahiran Solo 9 April 1972, dan kini tinggal di Slembaran RT 02 RW 03 Kelurahan/Kecamatan Serengan, Solo.

Baca : Jaga Budaya Adiluhung, Pengurus Yayasan Forum Budaya Mataram Dibentuk

Iin panggilan, Indriani tahu betul, orang Jawa kuna begitu menjaga tradisi dan menguri-uri budayanya sebaik mungkin. Dan itulah ajaran sang ayah yang juga diturunkan kepadanya. Sehingga istri Milton Augustino Michiels ingin terus menguri-uri atau menjalankan pesan sang ayahanda untuk diteruskan ke generasi berikutnya.

Kebijakan

Apalagi saat ini dia duduk di Komisi IV DPRD Surakarta yang bersinggungan langsung dengan kebijakan Pemkot Surakarta terkait pendidikan, sosial, kesehatan kebudayaan dan kesejahteraan rakyat.

Maka alumnus S1 Ekonomi Manajemen Alumni UTP Surakarta ini terpacu untuk terus menjaga warisan nenek luhur itu.

Ia pun setuju dengan usulan Dinas Kebudayaan Surakarta yang mengajak masyarakat menjaga aset pribadi seperti keris, wayang, gamelan atau apa saja di rumah. Sebab itu adalah upaya dalam menjaga warisan leluhur.

“Saya sepakat bila tradisi, hasil budaya, benda-benda warisan leluhur itu dijaga terus dari generasi ke generasi. Saya mengajak warga Solo untuk menjaga warisan leluhur itu,” katanya.

Baca : Ki Seno Nugroho, Titisan Ki Narto Sabdho itu Telah Lahir

Kader PDIP berharap gerakkan ini terus dilakukan bersama baik dinas terkait, lembaga pendidikan, legislatif dan seluruh lapisan masyarakat Solo. Ia bersyukur bila dinas terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memiliki program-program yang lekat dengan unsur budaya ini.

Kalau pun belum lembaga legislatif dan eksekutif bisa membahas hal ini, demi Kota Solo ke depan, sebagai kota yang terus maju dan tetap mempertahankan unsur budayanya. (Budi Santoso)

Baca : Gelar Kidung Macapatan Buat Jokowi Jelang Pelantikan

Editor : Sri Hartanto